Manajemen RS Unhas-RSUP Wahidin Disatukan


Universitas Hasanuddin akan menjadi perguruan tinggi negeri pertama di Indonesia yang manajemen rumah sakitnya akan disatukan dengan rumah sakit yang dikelola Kementerian Kesehatan, yakni Rumah Sakit Umum Pusat Dr.Wahidin Sudirohusodo. (RSUP WS)

‘’Dengan penyatuan manajemen tersebut akan mungkin dapat memaksimalkan peran rumah sakit dalam pendidikan dokter,’’ kata Dirjen Pendidikan Tinggi Djoko Santoso ketika ditemui di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Kamis (24/4) petang.

Djoko Santoso bersama Dirjen Pelayanan Medik Kementerian Kesehatan Akmal Tahir tampil menyampaikan sosialisasi tentang penyatuan manajemen rumah sakit di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kementerian Kesehatan di Rumah Sakit Unhas, Rabu (24/4) siang. Hadir dalam acara tersebut, selain Rektor Unhas Idrus A Paturusi, juga Rektor Unhas terpilih Prof.Dr.Dwia Aries Tina Pulubuhu, M.A. dan Direktur RS Unhas Prof.Dr.dr.Syamsu, Sp.PD.

Menurut Djoko Santoso, dia memberikan contoh di Jakarta Universitas Indonesia (UI) memiliki rumah sakit da nada Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Kedua rumah sakit yang berbeda manajemen ini bagaimana bisa bekerja sama dan saling melengkapi dalam pelaksanaan pendidikan dokter.

‘’Jadi penyatuan majanemen ini akan diikuti oleh rumah-rumah sakit lainnya di Indonesia, seperti Rumah Sakit USU Medan dengan rumah sakit daerah setempat,’’ ujar Djoko Santoso kemudian segera memasuki gate keberangkan.

Rektor Unhas Prof.Dr.dr.Idrus A.Paturusi dalam percakapan di kendaraannya ketika mengantar Dirjen Dikti ke Bandara Sultan Hasanuddin mengatakan. Penyaturan manajemen Rumah Sakit Unhas dengan Manajemen RSUP Dr.Wahidin Sudirohusodo diharapkan jadi percontohan di Indonesia. Kelak perguruan tinggi lainnya segera mengikuti jejak Unhas.

‘’Jadi Unhas kelak akan menjadi model Academic Health Centre (AHC) – pusat akademik kesehatan di Indonesia,’’ kata Idrus A.Paturusi.

Unhas menjadi contoh merger manajemen ini karena dianggap sebagai rumah sakit milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang berhasil dalam pengelolaan manajemennya. Peresmian RS Unhas-RSUP WS sebagai AHC diharapkan dapat diresmikan secara resmi pada masa mendatang.

‘’Setelah penyatuan manajemen ini, muncul nama baru yakni Rumah Sakit Universitas Hasanuddin Dr.Wahidin Sudirohusodo,’’ ujar Idrus A Paturusi, sembari mengatakan, Unhas dinilai tersebaik dari 19 rumah sakit perguruan tinggi di Indonesia, sehingga ditawarkan menjadi AHC. (M.Dahlan Abubakar)

Categories: Rumah Sakit | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan di HMSC untuk pengembangan web blog ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: